fbpx
Sleman, Yogyakarta
+6281225282280
roemahkreatifoffice@gmail.com

Menjual Hiasan Dinding Ruang Tamu Dengan Desain Elegan

Export Quality Products

Menjual Hiasan Dinding Ruang Tamu Dengan Desain Elegan

hiasan dinding susun kayu

Penjualan hiasan dinding ini ada beberapa bentuk dan kreasi yang dapat kita temukan, hal tersebut karena banyaknya jenis hiasan dinding dan juga keinginan seseorang yang sangat beragam, bahkan bisa juga disebabkan karena banyaknya jenis desain rumah atau interior dalam rumah yang beragam dan penuh dengan kreasi yang menarik. Beberapa jenis hiasan atau desain yang banyak kita temukan seperti hiasan dinding dengan bentuk klasik, modern, minimalis, kontemporer dan beberapa jenis interior lainnya yang banyak kita temukan.

Dalam pembuatan atau penjualan hiasan dinding ini sebenarnya ada beberapa jenis bahan yang digunakan untuk pembuatan interior dalam rumah yang kita temukan, oleh karena itu dengan banyaknya interior atau hiasan yang dibuat dengan berbagai warna ini kami akan membuat interior rumah atau hiasan dalam rumah yang dibuat dengan bahan kayu, pemilihan bahan kayu ini karena memiliki keunikan dan keindahan dari serat dan warna kayu, bahkan bahan kayu ini juga sudah dikenal orang-orang zaman dahulu yang banyak juga digunakan untuk pembuatan rumah atau bangunan rumah.

hiasan dinding

hiasan dinding

Untuk mendapatkan bahan ini sekarang sangat banyak kita temukan dalam lingkungan dan masyarakat kita, karena kayu ini sekarang banyak ditanam dan tumbuh dalam lingkungan dan masyarakat kita, beberapa jenis kayu yang sering atau banyak kita temukan seperti kayu jati, akasia, mahoni, nangka, ramen, sonokeling dan beberapa jenis kayu lainnya yang masih banyak dan sangat mudah kita dapatkan dalam lingkungan kita.

Beberapa penjelasan jenis – jenis kayu

Kayu Jati.

Kayu Jati sebenarnya dibawa ke Indonesia sekitar tahun 1800 oleh Belanda ke Indonesia. Tumbuh subur di beberapa daerah panas di pulau Jawa, dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Kayu Jati yang berkualitas tinggi biasanya di supply oleh daerah yang memiliki temperatur panas dan tanah yang berkapur seperti di Jawa Tengah.

Kayu Jati terkenal akan kekuatan dan kepadatannya, yang mempengaruhi durabilitas kayu ini. Minyak didalam Kayu Jati dianggap membuatnya menjadi lebih tahan rayap. Selain itu pori-porinya yang kecil menyebabkan kayu ini dapat di finishing sangat halus. Kepadatan Kayu Jati membuatnya menjadi kayu favorit untuk dibuat ukiran, Kayu jati memiliki kekerasan antara 630-720 Kgs/M3.

Kayu Meranti

Kayu Meranti atau sering juga disebut Kayu Kalimantan merupakan kayu yang sering dipergunakan untuk membuat kusen, furniture dan panel. Mendapat julukan Kayu Kalimantan karena meskipun dapat tumbuh diberbagai daerah di Indonesia sebagai negara tropis, Kayu Meranti tumbuh paling baik di daerah Kalimantan. Batang Kayu Meranti dapat tumbuh hingga 70 meter dengan diameter bisa mencapai 4 meter lebih. Kayu Meranti yang bahasa latinnya Mahoni Philipina sering kita temui berwarna coklat kemerahan dan tanpa urat (grain), dijual di toko material sebagai papan atau kaso, Kayu Meranti memiliki tingkat kekerasan antara 580-770 Kgs/m.

Kayu Merbau

Kayu yang berasal dari Maluku dan Papua ini merupakan jenis kayu Indonesia yang keras dan memiliki julukan sebagai Kayu Besi. Kayu Merbau telah menjadi primadona lokal dan eksport sejak lama karena kualitasnya yang superior. Kayu Merbau berwarna coklat abu gelap atau merah coklat gelap dengan arah serat yang hampir lurus. Kayu ini dapat tumbuh menjulang hingga 50 meter dengan diameter hingga 2 meter. Karena kekerasan dan durabilitasnya, Kayu Merbau banyak dijadikan sebagai parkit untuk lantai, tiang bangunan, bak truk hingga digunakan sebagai bahan konstruksi jembatan. Saat ini harga Kayu Merbau cukup bersaing dengan harga Kayu Jati.

Daya tahan Kayu Merbau yang tinggi juga dapat diaplikasikan sebagai material konstruksi laut. Dalam pengolahannya, Merbau tidak sulit untuk dipotong dan di finishing, tapi cukup sulit untuk dibubut dan di paku karena meskipun keras memiliki sifat getas karna serat-seratnya yang pendek.

Kayu Albasia

Kayu Sengon atau Albasia merupakan jenis kayu Indonesia yang khas daerah tropis dan dapat dengan mudah ditemui di berbagai toko material dalam bentuk kaso atau papan. Kayu Albasia termasuk kayu yang lunak dan sulit untuk langsung di finishing, karakternya yang berbulu dan berpori-pori besar dan mudah patah membuat Kayu ini tidak dapat langsung dijadikan material pembuat produk. Meskipun demikian permintaan Albasia yang meningkat dari tahun ketahun memberikan bukti bahwa penggunaan dan manfaat yang disadari produsen atas kayu ini juga semakin luas. Kenyataannya kayu yang mudah untuk di oleh ini dipergunakan sebagai bahan utama pembuatan kayu olahan seperti triplex dan blockboard, stick ice cream, pensil, korek api hingga bahan baku untuk kertas.

Papan dan balok Kayu Albasia sering kita temukan menjadi material bangunan penyangga dan sementara, digunakan untuk packing pada shipping atau pallet untuk barang. Warna nya putih kotor bercampur coklat tanpa urat, berpori-pori besar dan lunak.

Kayu Cendana

Wangi, itulah kesan pertama yang anda dapatkan pada kayu Cendana. Jenis kayu Indonesia yang sering digunakan sebagai bahan baku dupa dan produk-produk kerajinan ini sebenarnya bukan merupakan golongan pohon yang tinggi bahkan bisa disebut sebagai parasit. Pohon Cendana hanya tumbuh hingga 15 meter dengan diameter batang hanya 30 cm, sulit dibudidayakan dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat dipanen namun sangat diminati dipasaran menjadikan kayu ini relatif cukup mahal, bahkan dijual dengan takaran kilogram. di Indonesia Kayu Cendana putih dapat tumbuh subur di daerah NTT (Nusa Tenggara Timur) dan telah menjadi komoditas eksport sejak lama.

Kayu Cendana yang diubah menjadi produk kerajinan dan furniture sebaiknya tidak di coating, tapi justru dibiarkan polos agar wangi dari Kayu Cendana ini dapat dinikmati saat berinteraksi dengan produk tersebut. Kayu ini sangat baik dan kokoh untuk dijadikan furniture dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi baik didalam maupun diluar negeri.

Kayu Ulin

Wangi, itulah kesan pertama yang anda dapatkan pada kayu Cendana. Jenis kayu Indonesia yang sering digunakan sebagai bahan baku dupa dan produk-produk kerajinan ini sebenarnya bukan merupakan golongan pohon yang tinggi bahkan bisa disebut sebagai parasit. Pohon Cendana hanya tumbuh hingga 15 meter dengan diameter batang hanya 30 cm, sulit dibudidayakan dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat dipanen namun sangat diminati dipasaran menjadikan kayu ini relatif cukup mahal, bahkan dijual dengan takaran kilogram. di Indonesia Kayu Cendana putih dapat tumbuh subur di daerah NTT (Nusa Tenggara Timur) dan telah menjadi komoditas eksport sejak lama.

Kayu Cendana yang diubah menjadi produk kerajinan dan furniture sebaiknya tidak di coating, tapi justru dibiarkan polos agar wangi dari Kayu Cendana ini dapat dinikmati saat berinteraksi dengan produk tersebut. Kayu ini sangat baik dan kokoh untuk dijadikan furniture dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi baik didalam maupun diluar negeri.

Kayu Eboni

Kayu yang memiliki nama latin Diospyros Celebica ini, kini sudah cukup langka. Perpaduan warna hitam dan coklat dengan urat yang kontras pada jenis kayu Indonesia yang terkenal dengan nama Macassar Ebony dan Black Ebony ini membuatnya menjadi kayu yang sangat diburu oleh bangsa Jepang, Eropa dan Amerika. Kegiatan eksport kayu ini mencapai puncaknya pada tahun 1973 dengan jumlah mencapai 26.000 m3 dan terus menurun hingga kini ditetapkan oleh IUCN dan 2000 WCN (World Conservation Union) Red List of Threatened Species sebagai kayu yang dilindungi.

Kayu Trembesi

Beberapa waktu yang lalu, sebuah perusahaan rokok membuat program CSR dengan penanaman ribuan bibit pohon Trembesi, alasannya pohon Trembesi merupakan salah satu jenis pohon yang dapat menyerap hingga 28.5 ton gas CO2. Selain manfaatnya sebagai penyerap gas CO2 yang baik, Kayu Trembesi kini juga semakin diminati oleh pasar lokal dan Asia untuk dijadikan bahan baku furnitur, ukiran dan patung. Hal ini disebabkan oleh urat Kayu yang dimiliki Kayu Trembesi yang menawan.

Kayu Trembesi mudah tumbuh diberbagai daerah Tropis dan curah hujan yang tinggi mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, Maluku hingga Nusa Tenggara. Kayu Trembesi dapat tumbuh hingga mencapai 40m dengan diameter hingga 4.5 meter. Kayu Trembesi yang juga disebut Kayu Meh di daerah Jawa yang berarti “hampir menyerupai Kayu Jati ini sering diubah menjadi furniture indoor yang tebal-tebal dan lebar hingga 1.5meter, hal ini disebabkan kekuatannya yang kurang dan cukup lentur sehingga pengolahan kayu ini lebih condong dipotong lebih besar. Kepadatan atau Density Kayu Trembesi yang kurang membuatnya kurang cocok dijadikan bahan baku furniture outdoor. Selain menjadi bahan baku Furniture, Kayu Trembesi juga sering digunakan sebagai bahan pembuat veneer.

BEBERAPA JENIS HIASAN DINDING

 

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

hiasan dinding

Jika Anda ingin mendapatkan lampu tidur, hiasan dinding yang unik dan menarik , interior cafe, ukir kayu serta ingin pesan secara custom segala hiasan dinding dan dekorasi rumah silahkan hubungi kami kapan saja di:

SMS/CALL/WHATSAPP

0812-2528-2280

“Melihat Foto Yang Menarik Lainnya Serta Harga Bisa Dilihat Pada Menu Bagian Atas”

kata terkait:

hiasan dinding dari kayu, hiasan dinding ruang tamu, hiasan dinding dari barang bekas, hiasan dinding dari kertas kado, hiasan dinding kelas, jual hiasan dinding ruang tamu, hiasan dinding kamar buatan sendiri, cara membuat hiasan dinding vintage

WhatsApp KLIK ORDER VIA WHATSAPP